Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (24/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber Muh Zakaria Dimas Pratama, S.Kom, Robert Filipus Ambat, Oktora Irahadi, Tio Utomo dan Rayi Putra (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah SAY NO TO OVERSHARING dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 294 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rayi Putra adalah Bagaimana penggunaan bahasa yang baik dan benar di dunia digital bagi pelajar. Pelajar mestinya punya budaya tutur yang sopan dan santun. Namun, sebagai generasi muda pelajar ini mengikuti trend bahasa gaul, dan melihat sudah banyak penggunaan kata-kata gaul yang tidak menunjukkan budaya tutur yang sopan dan santun. Bagaimana cara generasi muda atau pelajar ini bisa tetap mengikuti trend bahasa gaul di dunia digital, tetapi tetap menunjukkan budaya tutur yang sopan dan santun?

Rayi Putra menuturkan, “Menurut saya, saya tidak akan munafik bahwa saya selalu bertutur yang baik, sopan, dan santun karena saya juga pernah muda. Saya berprinsip bahwa semua itu ada tempat dan waktunya, kembali ke diri kita untuk menempatkan diri di tempat dan waktu yang tepat. Belajar untuk memposisikan diri agar menjadi pribadi yang bisa professional, asik di tempat dan waktu main dan santun pada tempat dan waktu yang diwajibkan untuk bertutur santun. Namun kita harus tahu bahwa dimanapun itu dan kapan pun itu sopan santun tetap harus dijaga walaupun menggunakan bahasa gaul, jaga ucapan dan perilaku kita”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.