Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Lamongan, (28/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Iman Dwihartanto,CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, An’im KAFABIH, Ulil Albab, Pradipta Nugrahanto dan M. Syaeful Mujab (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Dimulai Dari Sekarang dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 780 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pradipta Nugrahanto adalah Media penyimpanan daring sangat menguntungkan bagi kita karena bisa dibuka dimanapun dan kapanpun tanpa harus membawa benda fisik seperti flasdisk.  Jika kita mengunggah data-data pribadi seperti scan ijazah, akta lahir atau dokumen lainnya di google drive apakah itu aman?

Pradipta Nugrahanto menjelaskan, “Penyimpanan secara virtual atau Cloud System memang tidak bisa kita hindari. Kalau mau aman, pilih yang berbayar. Cantumkan Watermark pada file yang kita scan. Sehingga bisa lacak atau ketahui sumbernya dari mana, seandainya file dan gambar kita digunakan orang lain. Kita makin literasi diri, kita makin sadar porsi”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.