Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya, (28/9).

Acara dipimpin oleh Nabil Arijala, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Atik Qurrota A’Yunin A, S.KM, M.Kes., Firdaus Rahman, A.Md.A., Vivid Sambas, ST, MMT., B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria, MBA, MM.,  dan Anindito Wisnu Sampurno (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Dimulai Dari Sekarang dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 461 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Atik Qurrota A’Yunin A, S.KM, M.Kes adalah dimasa pandemic ini semua kegiatan dilakukan secara online salah satunya pembelajaran jarak jauh (PPJ). Naumn permasalahannya yaitu kurangnya pengawasan ekstra dari orang tua siswa dikarenakan minimnya pengetahuan digital pada orang tua, terutama bagi orang tua yang belum melek digital. Bagaimana cara pengawasan yang tepat bagi orang tua untuk anak-anak yang melakukan PJJ agar tetap focus dan mampu menyerap materi dengan maksimal?

Atik Qurrota A’Yunin menuturkan, “Harus dibangun suasana belajar dirumah senyaman mungkin. Lalu bapak ibu harus telaten dalam membimbing anak dirumah, apabila anak-anak sudah merasa jenuh maka jangan dipaksakan. Siapkan cemilan favorit anak tersebut agar anak merasa nyaman dalam belajar dirumah”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251

kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

 

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

 

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.