Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jember, (1/10).

Acara dipimpin oleh Iman Riska Regita, S.E, CPS®., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Mohamad Rizqi Fajri Maulana, S,IP., Mira N Sahid, S.Pd., Kalvin Edo Wahyudi, Tio Prasetyo Utomo, dan Etty Ariaty Soraya, Sos, Mci. (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Berpancasila Di Dunia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 854 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Mira N Sahid, S.Pd adalah bagaimana caranya untuk meminimalisir benturan budaya seiring dengan kemajuan teknologi seperti saat sekarang ini? Karena seperti yang kita ketahui bahwa ada banyak tradisi-tradisi yang sudah mulai menghilang karena kemajuan teknologi, salah satunya adalah gotong royong, silaturahmi secara langsung, dll. Karena kemajuan teknologi juga secara tidak langsung membentuk karakter manusia yang egois, apatis dan sangat bertentangan dengan karakter bangsa Indonesia yang dikenal dengan sifat ramah dan penuh sopan santun.

Mira N Sahid mengatakan, “Kita harus memaklumi karena memang Indonesia saat ini sedang berada di era transformasi, jadi masih banyak warga Indonesia yang masih harus beradaptasi dengan hal ini. Namun ada beberapa tips yang bisa kita terapkan untuk tetap menjaga budaya baik Indonesia: 1. Terapkan gotong royong di dunia digital, 2. Bangga akan identitas diri dan selalu mengedepankan etika masyarakat Indonesia, 3. Sopan dalam berinteraksi di dunia digital”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.