Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jember, (2/10).

Acara dipimpin oleh Moderator Nabila Dwi Putri S.P.W.K dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Dr. Emy Kholifah, M.Si, Aulia Siska, S.Sos, Akhmad Firmannamal, Ph.D, Deddy Huang (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Produktif Di Masa Pandemi Dengan Literasi Digital dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 110 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Deddy Huang adalah Dengan maraknya berbagai konten kreator muncul,  Dan membuat personal branding masing-masing dalam berjualan ataupun dalam pekerjaan, jadi bagaimana menurut mas agar kita yang masih pemula memiliki keunggulan atau ciri khas tersendiri dari konten atau pekerjaan yg kita buat? sehingga orang-orang lebih mudah mengingat kita?

Deddy Huang memaparkan, “Misalnya kita membuat blog untuk menceritakan keseharian kita. Kita bisa bercerita agar orang lain tahu kita siapa, untuk membangun personal branding. Di era digital ini, orang mudah sekali mencari data diri kita, jadi jangan sampai temen-temen lupa dengan etika/ UU ITE. Baiknya tulislah, postinglah yang baik-baik saja, karena kita tidak tahu siapa yang akan menbaca postingan kita”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.