Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (6/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Zafirah Aurelia Budiman, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Yonathan Toar Sangari, S.I.Kom., Dr. Havid Han, M.M., Elly Nurul dan Farras Ardiana.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Tinggalkan Jejak Digital Yang Baik” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 441 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Jacob Win adalah “Jejak digitalisasi berpengaruh ketika seseorang melamar kerja, dimana HRD tidak hanya melihat CV yang dibawa oleh pelamar kerja akan tetapi sekarang HRD melihat rekam jejak digital kita melalui sosial media pelamar. Seberapa besar pengaruh jejak digitalisasi untuk melamar/mencari pekerjaan, dan apakah ada dampak negativnya untuk proses kedepannya?”

Jacob Win menerangkan, “Era digital ini yang namanya karakter seseorang dapat dilihat dari jejak digital, bahkan saya sudah mulai menerapkan hal itu di companny saya, bahkan ketika saya mengajak kolaborasi untuk berkejasama dengan saya, saya mengecek melalui jejak digital. Ada satu program yang dinamakan linguistik programming yang dimana apa yang dismpaikan benar-benar otentik atau hanya pencitraan. Karena apabila tidak konsisten maka langsung terlihat. Satu contoh ada orang BUMN yang dimana berkaitan dengan konten-konten politik, kenapa dibaca oleh banyak orang dan berpengaruh pada reputasi perusahaan tempat dimana dia kerja. Butlah jejak digital yang baik, dengan menunjukkan versi terbaik.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.