Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jombang, (9/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Zafirah Aurelia Budiman, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Nerisa Agnesia W, SP., M.Si, Aulia Siska, S.Sos, Tio Utomo  dan Erbe Sentanu (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Filter Informasi di Era Serba Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1550 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Aulia Siska, S.SOS adalah  mengenai hoax kita dituntut untuk memberantas/ mencegah menyebar nya hoax, tetapi bagaimana kita mengatasi hoax yang berasal dari keluarga kita, gosip yang disebarkan oleh kalangan keluarga sendiri, tetangga sendiri yang dimana mereka baru aktif di dunia digital, sehingga sedikit-sedikit dapat berita hoax tanpa disharing langsung dishare. Sedangkan ketika kita mau memberi edukasi, kita sebagai anak muda kadangkala dianggap kurang pengalaman dan kurang ilmu. Bagaimana cara kita mengatasi dan menyikapi fenomena tersebut?

Aulia Siska memaparkan, “Yang pertama sama, informasikan dan share tentang kegiatan-kegiatan webinar literasi digital seperti ini, karena secara tidak langusng apabila kita langsung memberikan infomrasi dari luar dapat lebih dindengar daripada kita mengingatkan dengan memberi sanggahan yang dapat menimbulkan perdebatan. Dengan memberikan informasi terkait webinar literasi, secara tidak langusng mereka akan pelan-pelan mulai belajar. Atau bisa juga kita dengan memberikan informasi sanski apa yang berlaku ketika menyebarkan hoax adalah tidak hanya mendapat sanksi sosial, namun juga ada sanksi hukum, jangan ikut menybarakan hoax, tapi menciptakan informasi yg bermanfaat dan edukatif”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.