Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Surabaya, (13/10).

Acara dipimpin oleh Moderator Safira Dwi Siwi, S.Ds. dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Moh. Ilham, S.Sos.I, MM., Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Mira N Sahid, S.Pd, Andy Ardian, SP, Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Lawan Hoax Dengan Literasi Digital dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 596 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Mira N Sahid, S.Pd adalah Kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan bagian dari proses berdemokrasi di Indonesia. Namun, masyarakat perlu memiliki sikap kritis dalam menerima dan menyampaikan sebuah informasi. Banyaknya berita hoax di dunia digital menjadi tantangan di masyarakat untuk mencari sumber yang faktual agar tidak mudah termakan oleh  isu hoax dan ujaran kebencian yang beredar. Bagaimana mengendalikan diri supaya tidak langsung menyebar berita yang belum terbukti kebenarannya? Bagaimana cara mengecek berita tersebut hoax atau fakta? Dan bagaimana bila saya ingin mengajak orang untuk ikut menyudahi hoaks? Apakah hoax ini sudah menjadi budaya di tengah masyarakat sehingga susah untuk dikendalikan dan diminimalkan?

Mira N Sahid memaparkan, “Hoaks bisa menjadi toxic untuk siapapun, lakukanlah digital mindfulness, jeda aktivitas di ruang digital. Untuk bisa membedakan berita tersebut hoaks atau fakta harus bisa lebih detil lagi dalam menerima informasi. Untuk menyudahi hoax ajak untuk ikut dan menjadi agen perubahan untuk stop hoax”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.