Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (13/10).

Acara dipimpin oleh Moderator Muhamad Ridho., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win., Drs. Zainal Arif Fakhrudi,M.M., Alexander Zulkarnain., B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM., dan Anindito Wisnu Sampurno.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Lawan Hoax Dengan Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 904 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Alexander Zulkarnain. Mengenai oversharing, kebebasan berpendapat dan berekspresi di dunia digital, apakah kita diberbolehkan untuk curhat di dalam media sosial? Karena terkadang kita juga butuh ruang untuk menceritakan sesuatu, apakah salah atau benar? Jika boleh, batasan – batasan seperti apa untuk curhat dimedia sosial yang aman? Apakah etika yang dianut media selama ini masih relevan? Metode dan langkah apa saja yang perlu kita lakukan untuk beradaptasi dan menghadapi tantangan Era Digital di masa pandemi saat ini dengan sesuai kaidah etika digital yang baik dan sopan?

Alexander Zulkarnain menuturkan, ”Sederhana, curhat itu boleh tetapi saran saya tidak di sosial media. Lebih baik kita bercerita kepada orang yang kita percaya dan dekat dengan kita, curhat kepada mereka yang dapat mendengarkan dengan baik dan dapat memberikan solusi. Selain itu kita bisa curhat dengan seorang professional dalam bidangnya, untuk menghindari tersebarnya curhatan pribadi oleh teman-teman yang tidak dipercaya. Curhatlah di tempat yang tepat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.