Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jombang, (14/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M, Sandy Dolorosa Hartono, Rachel Octavia, Indriyatno Banyumurti dan key opinion leader Farras Ardiana.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Euphoria dalam Bermedia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 577 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Indriyatno Banyumurti adalah  sekarang banyak sekali Give Away yang diadakan di media sosial dan untuk mengklaim hadiah pun dengan menggunakan KTP terkadang mereka juga menyediakan link untuk kita memasukan data-data kita sebagai pemenangnya. Bagaimana cara kita untuk tetap aman saat mengikuti undian hadiah sejenis itu dimedia sosial? Dan bagaimana cara kita menyikapi jika kita memenangkan itu dan dimintai data pribadi seperti KTP?

Indriyatno Banyumurti mengatakan, “Kita harus lebih hati hati dan teliti saat membagikannya, pertama cek dulu pihak yang memberikan give away tersebut adalah pihak yang kredibel atau yang bisa dipercaya? Kemudian cek apakah benar link atau situs untuk memberikan data merupakan link situs resmi dan ketiga jika sudah yakin dengan pihak dan link juga situs tersebut dan harus memberikan foto KTP lebih baik KTP nya diberikan watermark”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.