Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (14/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Zafirah Aurelia Budiman, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Dr. Teguh Herlambang, M.Si, Zainul Hasan.S.E,M.E, Alexander Zulkarnain, Denden Sofiudin dan Alrido Pradanar,SH (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Euphoria Dalam Bermedia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 750 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Alexander Zulkarnain adalah Bagaimana meningkatkan “Etika Digital” pada anak sejak usia dini ? agar anak dapat memfilter kata-kata mereka dimedia sosial untuk tidak melakukan ujaran kebencian, cyberbullying, dan mengomentari orang lain dengan maksud membuat provokasi serta perpecahan.

Alexander Zulkarnain menerangkan, “Etika digital itu tempat bermulanya harus di rumah. Orangtua bukan hanya menasehati, namun juga dapat menjadi contoh yang baik untuk anak-anaknya. Kita susah melarang anak kita untuk tidak boleh melakukan cyberbullying, hatespeech, dll. Namun, ketika kita kita membuka gawai kita malah melakukan hal yang kita larang ke anak-anak kita. Oleh karena itu, berikan contoh yang baik dengan cara mencontohkan secara langsung, sehingga mereka akan mencontoh dan menerapkan di kehidupan mereka”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.