Marketplus.id – Hampir setiap pengguna smartphone atau perangkat komputer memiliki lebih dari satu akun digital. Misalnya akun media sosial, e-mail, bahkan hingga akun rekening bank sekalipun.

Sistem keamanan yang menjadi hal standar untuk melindungi akun tersebut adalah password. Jika data tersebut diakses orang lain, maka akan menjadi kerugian besar bagi si pemilik data.

Sayangnya, pengguna kerap menggunakan kombinasi password yang sama untuk semua akun agar mudah diingat atau takut lupa. Padahal, kata sandi merupakan lapisan keamanan pertama pada setiap kredensial akun digital yang dimilik pengguna.

Ariantanto Eko Harnoko, Co-Founder & Chairman IGI Foundation mengungkapkan kekuatan password dapat diukur dengan dua faktor, yaitu panjang karakter dan kompleksitasnya.

“Secara umum, semakin panjang kata sandinya, maka akan semakin sulit untuk ditebak dan semakin kuat pula,” kata Ariantanto, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (26/10/2021).

Selain soal panjang, pengguna juga harus perhatikan soal kompleksitas alias kerumitan password yang digunakan. Semakin rumit, maka akan semakin sulit juga kata sandi untuk ditebak.

Ia menyarankan pengguna untuk menghindari menggunakan password yang sifatnya umum, mudah ditebak atau dibobol, seperti kombinasi sandi ‘12345’, ‘qwerty’, tanggal ulang tahun, tempat favorit, makanan favorit, dan sebagainya.

Berikut ini tips dan trik membuat password kuat selengkapnya:

  1. Kata sandi harus terdiri dari setidaknya 16 karakter. Sebenarnya, dulu kata sandi minimal harus terdiri dari delapan karakter saja. Namun, saat ini dunia peretasan semakin mengalami kemajuan, sehingga membutuhkan kombinasi kata sandi yang lebih banyak.
  2. Kata sandi harus menggunakan setidaknya tiga dari empat jenis karakter. Mulai dari menggunakan huruf kapital (ABC), huruf kecil (abc), angka (123), dan simbol (~!@#$%).
  3. Lebih baik gunakan password dengan karakter yang panjang, dari pada yang rumit. Password “MonitorHouseboatFibonacciRuler” lebih kuat dari kombinasi kata sandi rumit “; S) 5uRvN + w”.
  4. Kendati menggunakan kata sandi panjang cenderung lebih baik, pengguna harus menggarisbawahi untuk menggunakan frasa panjang yang unik, tidak diketahui oleh orang lain, dan mudah diingat pengguna.
  5. Jangan menggunakan hanya satu huruf kapital atau karakter khusus. Terlebih jangan menempatkannya di awal dan akhir kata sandi, karena itu mudah ditebak.
  6. Hindari membuat kata sandi dengan menggunakan kata-kata umum, gaul, atau populer.
  7. Jangan membuat kata sandi yang berisi nama dan alamat email pengguna.
  8. Jangan pernah membuat kata sandi dari hal-hal yang dapat dipelajari orang lain lewat profil pengguna di media sosial atau mesin pencarian.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (26/10/2021) juga menghadirkan pembicara, M. Amirudin Arfian Hidayat (Owner Pabrik Tahu “SWT”), Khamaidi (Manajer SDM CV. Hilmayada Ship Building), Yubi Setiyaningsih (Operation Direction Key Production), dan Novita Kristiani (Business Owner Prelovita.id) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.