Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jombang, (30/10).

Acara dipimpin oleh Moderator Nabila Dwi Putri S.P.W.K.., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nerisa Agnesia W, SP., M.Si., Firdaus Rahman, A.Md.A., Dr. Desi Rahmawati, M.Pd., Akhmad Firmannamal, Ph.D., dan Ditta Amelia Saraswati.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Kenali Digital Footprints Sebelum Memposting dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 226 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Nerisa Agnesia W, SP., M.Si., Mengapa Kita Tidak Boleh mengabaikan Tentang Rekam Jejak Digital? Lalu apakah ada solusi mengatasi jika jejak digital buruk kita telah banyak tersebar di media digital dan punishment seperti apa biasa untuk seseorang penyebar jejak digital buruk yang telah terlanjur tersebar dan Bagaimana cara untuk membangkitkan semangat untuk diri kita pribadi ketika sudah down karena jejak digital kita telah tersebar?

Nerisa Agnesia menerangkan, “Kita harus waspada dan sadar diri dengan apa yang kita post, mulai dari sekarang kita harus menjaga jejak digital kita agar tetap bersih. Bagaimana caranya apakah jejak digital kita masih bersih? Kita coba search nama kita disitus pencarian agar kita bisa melihat apakah jejak digital kita buruk ataukah baik”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.