Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali inidiselenggarakan di kabupaten Jember, (5/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nazia Retno Nayenggita,dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Soni Mongan, Ahmad Hanafi M. Hum, Asri Yulianti, S.Kom., M.T, Yusuf Satria dan Etty Soraya.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Tips Jitu Hindari Konflik Di Sosial Media“ dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah total 550 angka peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Sonni Ammho  adalah Seperti yang kita tahu diera digital ini banyak peluang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi yang dimiliki, akan tetapi masih banyak generasi muda yang takut atau malu tampil ke ranah public. Apakah generasi muda yang ingin sukses diranah media digital perlu belajar public speaking atau mempunya public speaking yang bagus ? Dan Bagaimana meningkatkan kepercayaan diri untuk tampil ke ranah publik agar kita tetap produktif dimasa pandemi ini ?

Sonni Ammho memaparkan, “Publik speaking adalah kemampuan yang sifatnya kontekstual, yaitu tentang bagaimana kita berbicara kita bisa menginspirasi orang lain. Kemampuan tersebut bisa bermanfaat pula Ketika kita membuat postingan, kita akan memberikan ujaran positif yang inspiratif dan mampu menggerakan seseorang. Cara untuk perlahan-lahan belajar dan menguasainya adalah dengan mengenali kekuatan diri, dimana passionmu. Contohnya jika suka makan, membuat konten mukbang atau makan itu bisa saja. Manusia di dunia ini pasti diberikan paling tidak satu talenta. Kita harus bisa melihat peluang untuk bisa mengembangkan diri di ranah digital sebagai content creator”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.