Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pacitan, (5/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Diyah Wahyuningtyas, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ramadhani Gafar, Iis Hendro, Oktora Irahadi, Pradipta Nugrahanto, dan Didiy Mangunredjo.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Tips Jitu Hindari Konflik Di Sosial Media dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 696 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pradipta Nugrahanto adalah Apabila jika tidak memahami konteks isi dari lisensi agreement tersebut haruskah kita bertanya kepada yang lebih paham tentang hal tersebut? Seperti bertanya di sosmed atau kaskus.

Pradipta Nugrahanto mengatakan, “Jangan khawatir, sebenarnya tidak terlalu masalah. Langkah bertanya boleh dilakukan daripada kita dengan mudah menyetujui. Pastikan bertanya dengan siapa itu perhatikan kredibilitasnya agar jawaban yang didapat memang yang dibutuhkan. Jadi, bertanyalah ke forum yang tepat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.