Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (6/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nabila Dwi Putri S.P.W.K., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Indah Catur Cahyaningtyas, Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd,  Andy Ardian, SP dan Frenza Fairuz F., S.Pd., M.Pd.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Digital Space Yang Sesuai Untuk Anak” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1051 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Andy Ardian, SP adalah “Banyak sekali  konten negatif yang bertebaran di media sosial seperti pornografi dan banyak sekali situs yang bisa diakses dengan mudah. Bagaimana cara kita sebagai orang tua agar bisa mencegah anak anak kita agar tidak bisa mengakses situs tersebut.”

Andy Ardian menjelaskan,  “Kita harus pahami, bahwa konten-konten ini adalah konten yang biasanya tidak sadar kita kases sendiri, sehingga anak-anak pun juga ikut mengakses konten tersebut. Pastikan jika anak-anak sudah diberikan gadget maka pastikan gadget ada control di orang tua. Kita harus sampaikan bahwa itu (gadget) merupakan pinjaman dari orang tua, harus ada aturan-aturan yang jelas untuk anak-anak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.