Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (8/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Geldy Indrapradana S.Tr.T, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Drs.MOH.SYAFII,M.Pd.I., Munif Chatib, Dr. Havid Han, M.M., Elly Nurul dan Alfian Arif Bintara.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pentingnya Jejak Digital Yang Baik” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1399 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Munif Chatib adalah Jika jejak digital kita dulu tergolong tidak terkontrol / abstrak. Kadang negatif kadang positif, apakah dimasa kini kita bisa memperbaikinya? Bagaimana cara memperbaiki jejak digital kita yang sudah tergolong negative?

Munif Chatib memaparkan, “Pertama caranya adalah cek terlebih dahulu ada atau tidak jejak digital kita yang kurang baik, jika memang ada terdapat jejak digital yang kurang baik segera mungkin untuk menghapus rekam jejak digital yang tidak baik. Yang kedua, Kita harus isi dengan konten konten positif. Mengklarifikasi konten konten yang sudah terlanjur berkesan tidak baik dan diklarifikasi pada saat ini”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.