Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jember, (8/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Wiwin Riza Kurnia, Firdaus Rahman, A.Md.A, Vivid Sambas ST, MMT., Tio Utomo  dan Rizky Ardi Nugroho(KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Pentingnya Jejak Digital Yang Baik dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 239 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Wiwin Riza Kurnia adalah Bagaimana cara kita dapat persuasif menciptakan personal branding yang baik? Dan pendidikan seperti apa yg kita butuhkan utk bsa meningkatkan skill tersebut.

Wiwin Riza Kurnia menjelaskan, “Personal branding diciptakan dari kemauan diri yang kuat, mampu menciptakan hal baru, tidak berhenti belajar dan rutin mengikuti ilmu-ilmu gratis seperti webinar, pastisipasi secara online ataupun offline. Apabila membiasakan diri dengan hal positif, pasti menghasilkan ide, ide yang positif pula. Harus bisa menularkan effort positif, toleransi sebagai reminder diri sendiri dan untuk orang lain juga”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.