Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Malang, (9/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Tinuk Dwi Cahyani, S.H., S.H.I., M.Hum, Oktora Irahadi, Akhmad Firmannamal, Ph.D dan Didiy Mangunredjo(KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Stigma Pada Era Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 888 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Anjani Amitya Kirana BES adalah Bagaimana memberikan pengendalian pada diri sendiri terutama dalam hal merespon segala sesuatu di media sosial? dan bagaimanakah menumbuh kembangkan attitude in sosmed?

Anjani Amitya Kirana adalah, “Kita harus bisa mengelola emosi diri, jangan mudah reaktif terutama jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak berkenan di hati kita. Jika kita ingin berkomentar, sebelumnya coba bayangkan jika kita berada di posisi orang tersebut, sehingga kita juga bisa lebih bijaksana sebelum bertindak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.