13 Juli 2024

Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (10/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nurul Hidayah, Viki Yossida, M. Alvin Nur Choironi, Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Alrido Pradanar,SH.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Mengasah Hobi Melalui Dunia Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1123 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Bagaskoro, S.Kom., MM. adalah penggunaan VPN di handphone, kecepatan mengakses sesuatu (browser, apps dan streaming) menjadi lebih cepat dibanding tidak menggunakan VPN. Apakah kuota kita terpakai lebih besar jika menggunakan VPN? Dan bagaimana memilih VPN yang stabil dan baik?

Bagaskoro menjelaskan, “Penggunaan jumlah kuota itu digunakan pada saat download atau upload data, sehingga semakin cepat perpindahan data maka akan semakin banyak pula kuota data kita yang dipakai. Untuk VPN stabil tergantung pada sinyal kita, pada intinya pilihlah VPN yang menjamin IP Address kita terjaga, kecepatan stabil, dan kemudian ada jaminan bebas dari virus, serta data kita tidak tercatat”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *