Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Surabaya, (13/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Iman Dwihartanto, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Pradipta Nugrahanto, M Alvin, Herdina Indrijati, Rakhman Ardi dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Masih Adakah Privasi Di Dunia Serba Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 680 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pradipta Nugrahanto adalah Platform digital seperti Facebook, Instagram, hingga TikTok di era modern ini sering digunakan untuk berbisnis dan promosi. Agar lebih dipercaya oleh konsumen, selain mencantumkan foto asli, kita juga dituntut untuk meberikan alamat, no telp, hingga email yang valid. Lalu, bagaimana cara kita menjaga keamanan dan melindungi privasi kita saat kita menggunakan sosial media seperti FB dan IG untuk promosi atau jualan online? Pradipta Nugrahanto memaparkan, “Ada beberapa cara berbisnis di media sosial. Diantaranya menggunakan perangkat yang terpisah, untuk bisnis dan untuk urusan pribadi. Ini merupakan cara paling memungkinkan dilakukan, tidak mencampur perangkat untuk bisnis dan urusan pribadi. Penggunaan email juga sebaiknya dipisah. Kalaupun memposting data pribadi, misal KTP cantumkan watermark di foto atau identitas diri. Sebenarnya kita bukan siapa-siapa. Sadari apa yang kita bagikan adalah cerminan tentang diri kita sendiri”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.