Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jember, (16/11).

Acara dipimpin oleh Moderator Avika M Khasanah dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu  Ach. Ilyasi, S.Pd,.M.AP, Muhammad Zainulloh, S.Pd, Vivid Sambas ST, MMT., S.Pd, B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM., Insan Nur Akbar (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Dimulai Dari Sekarang dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 891 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber  Vivid Sambas ST, MMT adalah, apa trobosan yang di lakukan pemerintah terutama kominfo dalam menangani permasalahan radikalisme? Bagaimana upaya kominfo dalam menciptakan wadah-wadah dalam mengupgrade kreatifitas anak bangsa?

Vivid Sambas menjelaskan, “Upaya konkrit pemerintah yaitu dalam mentargetkan literasi digital 500k netizen agar melek digital. Melalui Kolabrasi pentahelix membangun bangsa tangani hoax; pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, media. (penegakan hukum, pelibatan platforms, kampanye, sosialiasi, edukasi masyarakat, kerjasama antar organisasi dan institusi, informasi yang terarah dari hulu ke hilir dari pihak berwenang. Kontribusi kita sebagai agen of change.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.