Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pasuruan, (20/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nabila Dwi Putri, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Luthfi Dyah Radintari, M.Pd, Firdaus Rahman, Khelmy K Pribadi, Tio Utomo dan Akbar Tafsili.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Jangan Mudah Termakan Hoax dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1032 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Firdaus Rahman adalah Banyak yang mengatakan bahwa di zaman sekarang ini yang dapat bertahan bukan yang paling kuat atau pintar tetapi yang bisa beradaptasi. oleh karena itu pemahan budaya digital sangat penting. Apa saja aspek paling penting dalam membangun budaya digital yang perlu kita ketahui?

Firdaus Rahman mengatakan, “Melibatkan atau mencantunkan aspek dan nilai-nilai Pancasila, sebagai nilai bersama dan nilai universal. Terlepas dari suku, ras dan agama”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.