Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (20/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®️, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Fajar Anas, S.Kom, M.Kom, Anita Firdaus A. A. D. P. P, M. Alvin Nur Choironi, Elly Nurul dan Ditta Amelia Saraswati (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Jangan Mudah Termakan Hoax dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 128 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Fajar Anas, S.Kom, M.Kom adalah Sebagai pelajar yang sering Kali berselancar di ruang digital. Terkadang tanpa sadar mengkonsumsi informasi palsu yang banyak di share di ruang digital. bagaimana kita dapat melatih skill kita di ruang digital agar dapat menjadi netizen yang cerdas? Lalu Langkah-langkah apa yang pemerintah sendiri lakukan agar berita hoax ini bisa di tebas habis agar menjadikan ruang digital kita bersih dari berita hoax?

Fajar Anas memaparkan, “Pemerintah sudah mendukung aksi ini dengan mengadakan kegiatan Literasi Digital seperti yang telah kita ikuti saat ini. Kita harus bisa ikut mendukung kegiatan menangkal hoax ini dengan memperkarya diri dengan konten positif dan fakta, mulai dari circle terkecil budayakan verifikasi sebelum berbagi informasi. Dahulukan fakta daripada perasaaan saat menyebarkan informasi”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.