Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Pasuruan, (22/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Mirda Tri Aries Chandra, S.Pi., CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Muhammad Ariefin, M. Alvin Nur Choironi, Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom. dan key opinion leader Rayi Putra (RAN).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Dari Hobi Menjadi Bisnis dengan Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1026 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah Bagaimana apabila kita ketika mengekspose suatu niat baik namun disalah artikan serta dikomentari negatif oleh orang lain? Apakah kita perlu menuruti komentar negatif tersebut serta menghilangkan postingan kita yang dikomentari tadi.

Alvin Nur Choironi memaparkan, “Pertama, usahakan bahwa cara kita memang baik. Terkadang, niat baik jika tidak disampaikan dengan cara yang baik biasanya memangncing hal-hal yang kontraproduktif. Jika sudah yakin bahwa cara kita baik, maka teruskan niat baik kita. Karena akan selalu ada orang yg tidak suka dengan kita. Kita nggak bisa membahagiakan semua orang. Kedua, jika ada orang seperti itu. Hapus saja komentarnya atau blokir. Jangan malah ditanggapi, kalau ditanggapin justru komentarnya semakin muncul ke permukaan. Menghadapi orang sekacam ini justru dengan cara tidak menanggapinya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.