Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Probolinggo, (22/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Rieky Afrianto, S. Pd.,  M.M.,  Firdaus Rahman,  A.Md.A,  Aulia Siska,  S.Sos,  B.Sc.  (Hons)  Muhammad Yusuf Satria,  MBA, MM.  dan Hendri Nur Hasan.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Dari Hobi Menjadi Bisnis Dengan Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 873 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rieky Afrianto, S. Pd.,  M.M adalah “Setiap sekolah harus bisa mengambil peran dalam menyiapkan lulusan sekolah yang berkompeten dan bisa memasuki kampus-kampus di era modern ini. Pendidikan di sekolah harus di revolusi dan berorientasi pada pembelajaran yang lebih modern, agar kedepannya ketika siswa yang sudah lulus mau masuk ke kampus sudah tidak tertinggal dengan teman-teman yang sudah fasih dalam menggunakan teknologi modern. Bagaimana cara memperkenalkan dan menerapkan era society 5.0 pada siswa-siswi?”

Rieky menjelaskan, “Kita harus menyiapkan hard skill maupun soft skill, persiapkan kurikulumnya dan pembelajarannya agar sesuai dengan cara belajar di zaman ini. Kita gunakan bantuan IT untuk kegiatan sehari-hari agar kehidupan di sekolah dapat menyesuaikan dan beradaptasi dengan kondisi industri sehingga siswa dan siswi juga bisa mengimbangi perkembangan industri. Kita upayakan untuk anak-anak yang mau masuk ke perguruan tinggi semacam pembelajaran yang sesuai dengan minat anak-anak supaya mereka dapat lulus dengan gambaran yang jelas. Selain itu kita juga akan bekerja sama dengan alumni dan orang tua supaya dapat bergerak melangkah bersama dengan sekolah kita. Kita selaku manusia yang hidup di dunia digital ini harus banyak belajar dan tahu tentang perubahan supaya kita tidak tertinggal dari perubahan tersebut. Hindari zona nyaman supaya kita lebih survive.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.