Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Kediri, (22/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Salma Nafi’ aturrofi’ah, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Rudi Nurcahyo, Dr. Havid Han, M.M, Tio Utomo dan Anindito Wisnu Sampurno (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Dari Hobi Menjadi Bisnis Dengan Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 291 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rudi Nurcahyo adalah, sekarang serba digital, sekolah pun sekarang online. Dan anak anak sudah bisa menggunakan teknologi atau gadget. Apakah semua pengajar sudah mempunyai persiapan untuk teknologi yang lebih maju dan metode pelajaran yang terupdate baik dari teknologi nya atau pembelajaran nya pak untuk anak anak agar lebih produktif?

Rudi Nurcahyo menuturkan, “Program pemerinah untuk meningkatkan kinerja pendidik di antaranya; seri literasi dan numerasi, seri guru merdeka belajar, sekolah penggerak. Di sekolah penggerak, guru tidak lagi menjadi pusat pembelajaran. Murid bisa mengembangkan diri dengan cara yang dirasa cocok, karena belajarnya secara merdeka. Ada juga komunitas guru yang selalu share tips penting terkait pemanfaatan teknologi”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.