Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (24/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nabil Arijala Survito A, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Inayah Sri Wardhani, S.Psi, Anggi Kurnia, Dr. Havid Han, M.M, Akhmad Firmannamal, Ph.D dan Farras Ardiana  (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Keberagaman Di Dunia Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1136 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firmannamal adalah Bagaimana mengedukasi generasi muda agar selalu beretika dan bernetiket  sehingga tidak seenaknya melakukan cyberbullying, berkomentar buruk, sebar hoax, provokasi maupun sara dengan alasan kebebasan berpendapat. Sehingga masih banyak generasi kita yang kurang beretika dengan seenaknya melakukan hal yang buruk yang bisa merugikan diri sendiri di masa depan karena meninggalkan rekam jejak digital buruk bahkan bisa terjerat UU ITE. Lalu upaya apa yang harus dilakukan agar mereka selalu menerapkan etika kesopanan, mengapresiasikan pendapat sesuai batasan dan Saring sebelum SHARING dengan kesadaran  tanggung jawab sehingga bisa terliterasi dan etis bermedia sosial?

Akhmad Firmannamal menuturkan, “Upaya yang bisa dilakukan adalah misalnya pemerintah menyiapkan program literasi digital berskala nasional. Langkah ini merupakan langkah yang luar biasa namun pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam mengedukasi masyarakatnya namun harus dibantu pula oleh elemen elemen lain seperti orang tua, guru ssekolah, guru ngaji dan lain lain untuk mendorong temen temennya untuk memanfaatkan platform yang sudah disiapkan oleh pemerintah agar semakin banyak masyarakat indonesia semakin terliterasi digital dan menghasilkan konten konten positif”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.