Marketplus.id PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) bersama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah menandatangani akta pengalihan portofolio pertanggungan (polis).

Menurut Harjanto Tanuwidjaja, Direktur Utama IFG Life, IFG Life berkomitmen menerima ‘tongkat estafet’ dari program restrukturisasi yang menjadi penugasan dari Pemerintah dan IFG yang merupakan holding IFH Life.

Tentu saja, pengalihan ini telah mengikuti peraturan yang berlaku dengan menerapkan prinsip kehati-hatian yang ketat,” ujar Harjanto Tanuwidjaja di Jakarta, Rabu 15 Desember 2021.

Menyusul pengumuman Jiwasraya mengenai pengalihan polis ini, Harjanto melanjutkan, pihak IFG Life pun akan mulai menyampaikan pemberitahuan kepada para pemegang polis melalui sms dan email berdasarkan detail kontak yang kami terima bersamaan dengan pengalihan polis tersebut.

Selain itu, manajemen IFG Life juga telah menyiapkan saluran berupa layanan customer center yang dapat dimaksimalkan para pemegang polis untuk memperoleh informasi mengenai pemberian manfaat atas polis yang telah dialihkan, atau mengunjungi website asuransi.ifg-life.id, atau menghubungi Call Center 1500176, atau mengirimkan email ke alamat customer_care@ifg-life.id.

Demi menghindari adanya kerumunan karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, kata Harjanto, manajemen IFG Life mengimbau agar para pemegang polis lebih dulu membuat janji melalui website asuransi.ifg-life.id sebelum mendatangi layanan customer center.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen sebagai entitas baru di industri asuransi jiwa nasional dalam memberikan layanan yang prima kepada para pemegang polis eks Jiwasraya dan customer baru. Sebagai entitas baru, kami juga siap menghadirkan nuansa baru berupa layanan asuransi berbasis proteksi yang menjadi marwah dari asuransi jiwa,” imbuh Harjanto.

Komitmen Penyelamatan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Jiwasraya Angger P. Yuwono menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak mulai dari pemerintah, regulator hinga pihak-pihak yang telah mendukung Program Restrukturisasi Jiwasraya. Tak lupa, mewakili manajemen Jiwasraya Angger pun menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemegang polis Jiwasraya yang telah mendukung program ini.

“Momen pengalihan polis ini juga menandakan bahwa program restrukturisasi Jiwasraya telah memasuki fase akhir. Namun kami masih membuka kesempatan bagi pemegang polis yang masih belum memberikan respon atas tawaran program restrukturisasi hingga 31 Desember 2021, meski sebelumnya kami telah mengirimkan pemberitahuan dan himbauan lebih dari tiga (3) kali,” kata Angger.

Sementara itu, Direktur Utama IFG, Robertus Billitea menambahkan, proses pengalihan polis dari Jiwasraya ke IFG Life merupakan milestone penting dalam program penyelamatan polis Jiwasraya. Robertus menyampaikan, program restrukturisasi juga menjadi bukti komitmen Perusahaan BUMN dalam memastikan dan mengedepankan perlindungan konsumen.

“IFG sebagai holding IFG Life akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa proses transfer berjalan sesuai dengan tata kelola dan governance yang baik”, jelas Robertus.

Menurutnya, momentum ini juga akan menjadi ‘titik tonggak’ dalam rangka reformasi struktural BUMN dan memperbaiki ruang-ruang kosong yang perlu dibenahi.

“Terima kasih kepada seluruh pemegang polis yang telah sabar menunggu. Terima kasih juga untuk dukungan penuh dari para pihak seperti Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, OJK dan instansi terkait lainnya,” tutup Robertus.