20 Juni 2024

Marketplus.id – Indonesia dihadapkan sejumlah tantangan dalam budaya bermedia digital. Mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan dan kesantunan, menghilangnya budaya Indonesia karena media digital menjadi panggung budaya asing, hingga kebebasan berekspresi yang kebablasan.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi SGU, ASPIKOM, MAFINDO, Loina Lalolo Krina Perangin-angin menilai, Indonesia sudah dalam jalur tepat. Program literasi digital yang digencarkan pemerintah semakin terasa.

“Saya optimistis bahwa tidak dalam waktu lama, orang Indonesia akan menjadi netizen yang berbudaya unggul. Memang proses, karena bicara cara hidup, sehingga dimulai dari diri sendiri kemudian ditularkan ke orang lain. Kemudian menjadi sistem hidup bersama, jadi perlu waktu,” kata Loina saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (15/8/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Cara hidup atau budaya, Loina menambahkan, semestinya sudah tertanam di darah setiap individu. Karena semua diajarkan sejak dini. Sehingga cara hidup tidak bisa dinihilkan dari segala aktivitas.

“Orang Indonesia itu dari dulu guyub. Kalau ada sesuatu berkumpul, di dunia digital seharusnya oke, kalau sesuatu yang positif. Kita itu mayoritas, tapi cara hidup Indonesia belum kelihatan, padahal dunia digital kita mayoritas,” kata Loina.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Mojokerto, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Ketua Prodi Ilmu Komunikasi SGU, ASPIKOM, MAFINDO, Loina Lalolo Krina Perangin-angin. Kemudian Wali kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, SE, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL) dan Presenter, Indy Barends.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *