20 Juni 2024

Marketplus.id – Pandemi Covid-19 meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya digital. Hampir semua aktivitas berada di dunia digital. Dalam sisi bisnis, menurut survey Bank Indonesia pada 2022 dari 8 e-commerce, jumlah transaksi digital mencapai 401 triliun. Artinya dunia digital bisa memberikan keuntungan besar.

“Dari sini kita melihat kemampuan digital diperlukan. Kita tidak hanya berpindah ke dunia digital, kita harus punya skill, kemampuan yang perlu dan harus dimiliki seseorang memasuki digital,” kata Relawan TIK Indonesia, Founder jawaradigital.id, Muh NurFajar Muharom saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, pada Senin (15/8/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Terjadi fenomena selama pandemi Covid-19. Digitalisasi menyebabkan beberapa pekerjaan runtuh. Namun, banyak juga lapangan pekerjaan baru bermunculan. Konten kreator, software engginering, social media specialist, data analyst, hingga digital marketer. Pekerjaan-pekerjaan ini tentunya membutuhkan kemampuan digital, seperti critical thinking dan problem solving, kreativitas dan inovasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Konten kreator misalnya. Setiap individu bisa menggunakan media sosial untuk mengekspresikan diri melalui konten. Ketika konten-konten tersebut dinilai menarik, peluang mendapat cuan melalui kerja sama dengan produk terbuka lebar.

“Produktif di sosial media relatif mudah, dengan cara meniru. Yang dimaksud di sini adalah meniru secara positif. Misalnya ingin mulai buat konten seperti orang lain, mulai aja dulu kemudian buat lebih baik,” kata Fajar.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Relawan TIK Indonesia, Founder jawaradigital.id, Muh NurFajar Muharom. Kemudian Wakil Koordinator Mafindo Wilayah Jombang, Anik Nur Qomariyah, serta Pemeriksa Fakta Senior MAFINDO, Bentang Febrylian.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *