Marketplus.id – Era teknologi digital membawa interaksi masyarakat berada dalam dua situasi yaitu nyata dan ruang digital. Di ruang digital setiap individu terbantukan dengan keberadaan internet, hampir selama 24 jam sejak bangun tidur sudah mengecek isi ponsel pribadi.

Mulai dari mengetahui informasi terbaru, berkomunikasi, bekerja, menggunakan transportasi online hingga memesan makan siang untuk keluarga dari platform digital. Di samping kemanfaatannya, internet juga membawa pengaruh buruk dengan konten negatif seperti hoaks dan penipuan online.

“Kita harus cakap digital supaya bisa menghindari berbagai macam kejahatan di ruang digital,” Ketua STIKOSA AWS, Meithiana Indrasari saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (8/9/2022).

Ia melanjutkan pengguna media digital harus selalu beradaptasi dengan terus memperbarui kecakapan digital, hal ini hampir tidak ada pilihan. Selain itu, warga digital juga harus etis di dalam ruang digital sebab ada banyak perbedaan kultural dari pengguna yang berasal dari geografis berbeda.

Urgensi penerapan etika berinternet atau netiket dilandasi pada tata krama seperti halnya saat berada di dunia nyata. Bahkan sebenarnya antara digital dan dunia nyata tata krama tak ada bedanya. “Jangan sampai kita sopan ramah di dunia nyata tapi jahat di ruang digital dengan akun anonim. Itu sama saja seperti kita punya kepribadian ganda,” tambahnya.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Madiun, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Ketua STIKOSA AWS, Meithiana Indrasari, Owner Hidroponiksurabaya.com, Agus Gunawan serta mengundang Key Opinion Leader (KOL) seorang Presenter, Indy Barents. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *