Marketplus.id – Teknologi digital hadir sebagai bagian kehidupan bermasyarakat yang hampir sebagian besar sudah terhubung internet. Keadaan ini ikut mempertegas bahwa saat ini kita sedang berada di era percepatan transformasi digital.

Pada awal 2022, Hootsuit dan We Are Social melaporkan jumlah pengguna internet mencapai 204,7 juta setara 73,7 persen dari populasi penduduk Indonesia. Namun dengan banyaknya pengguna internet belum sejalan dengan tingkat kecakapan digital masyarakatnya.

Dosen Fikom Unitama, Ahmadi Neja mengatakan masyarakat harus mengubah paradigmanya yang selama ini hanya menjadi sebagai pengguna saja. “Ubah mindset untuk ikut berpartisipasi menjadi kreator juga, jangan hanya menjadi penikmat atau distibutor konten saja,” ujarnya saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis (6/10/2022).

Untuk produktif berinternet sekarang ini sangatlah mudah bahkan menjadi sumber penghasilan bagi sebagian orang. Mereka memproduksi konten sebagai influencer, selebgram atau konten kreator dan bahkan sarana pendidikan di mana ada banyak materi pembelajaran atau tutorial. Bahkan media digital melalui media sosial juga menjadi self branding, untuk membangun kekuatan diri.

Sebagian konten juga bisa diambil dari hobi, sehingga mudah untuk menceritakannya dan kegiatan sehari-hari. Setiap orang bahkan bisa memulainya tanpa harus menjadi ahli terlebih dahulu, apalgi kini ada begitu banyak platform video dan gambar untuk pengeditan konten melalui ponsel pribadi.

Media sosial bahkan kini merupakan kunci sukses di dunia kerja. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Career Builder pada 2.303 orang profesional yang bertugas mencari sumber daya manusia menemukan, sebanyak 65 persen perekrut menggunakan sosial media untuk melihat calon pekerjanya. Sebanyak 45 persen di antaranya ingin tahu kualifikasi diri seseorang, dan 51 persen ingin mengetahui bagaimana calon pegawai apakah cocok dengan budaya perusahaan.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Nganjuk, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, Dosen Fikom Unitama, Ahmadi Neja dan Seknas Jaringan GusduRian, Muhammad Pandu. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *