16 Juni 2024

Marketplus.id – SoKlin Softener, pelembut pakaian terkemuka produksi WINGS Group Indonesia, kembali mengedukasi para orang tua agar semakin aktif mengajak anak-anak mereka untuk kembali bebas bergerak dan beraktivitas di luar ruangan, melalui kampanye “Berkeringat itu Asik”.

Kampanye ‘Berkeringat itu Asik’ menyambangi berbagai komunitas dan puluhan sekolah di Jakarta dan Bandung dan bersama para pakar mengedukasi para orang tua dan anak-anak, juga berolahraga pound fit bersama.

Salah satu aktivitas yang paling sering anak-anak lakukan adalah bermain dan berolahraga sehingga anak-anak bisa lebih gembira. Papski dan Momski tidak perlu khawatir soal pakaian yang basah dan bau akibat keringat, karena Berkeringat Itu Asik.

“Melihat perkembangan anak-anak yang sangat attached terhadap gadget di masa pandemi ini membuat kami tergerak mengadakan kampanye Berkeringat Itu Asik! bermain fisik seringkali identik dengan keringat dan panas yang membuat pakaian anak menjadi bau dan basah akibat keringat. Tapi dengan melihat manfaatnya, sepertinya Papski dan Momski perlu mengenyahkan pandangan itu karena sekarang ada SoKlin Softener Complete Care sebagai ”support system” para Momski. SoKlin Softener Complete Care, pelembut pakaian yang memiliki formula anti bau yang melindungi selama 24 jam dan fast dry technology, membuat keringat di pakaian lebih cepat kering saat dipakai dan saat dijemur, pakaian tetap terjaga kelembutan & wanginya sehingga akan tetap nyaman dan lembut,” ujar Andrico Immanuel, Brand Manager Fabric Conditioner WINGS Group Indonesia.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Dr. Atalia Praratya, S.IP, M.Ikom yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.DLP mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh SoKlin Softener Complete Care ini. Ia menyampaikan bahwa aktivitas fisik harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kebersamaan, kekompakan, dan kualitas hubungan orang tua dan anak.

“Dapat dilakukan dengan memasak bersama, membersihkan rumah bersama, berolahraga dan bermain bersama. Orang Indonesia hanya melakukan 3.500 langkah setiap harinya. Jadi saya berharap kita semua dapat berperan secara proaktif sebagai orang tua yang mampu memberikan kegiatan positif, dengan salah satunya beraktivitas fisik dan mampu memberikan nilai moral yang baik sebagai fondasi anak. Bagi para orang tua, mari kita menjadi sahabat anak, tempat anak bercerita, menjadi rumah lahir batin untuk anak-anak sehingga anak-anak merasa nyaman,” ujarnya.

Beraktivitas Fisik di Luar Rumah Meningkatkan Kesehatan secara Holistik

Menurut dr. Viramitha Kusnandi Rusmil, Sp.A(K), M.Kes, lebih banyak anak melakukan aktivitas fisik, makin baik pula untuk kesehatan anak secara keseluruhan, dan bahkan dapat membantu melawan obesitas pada masa kanak-kanak dan penyakit kardiovaskular pada masa dewasa. Dengan bermain di luar ruangan dan mendapat paparan sinar matahari, dapat mencegah terjadinya rabun jauh (miopia), mendukung pembentukan vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan sistem imun, juga memberikan pengaruh baik bagi jam biologis tubuh (circadian rhythm), sehingga pola tidur teratur dan kualitas tidur baik.

Dengan bermain di luar dapat membantu anak berlatih membuat rencana bermain sendiri, menyelesaikan masalah, dan melakukan kegiatan yang menyenangkan bagi dirinya, juga meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri. Belajar bekerja sama dan membangun hubungan pertemanan yang tidak didapatkan dalam pendidikan formal. Bermain di luar membantu meredakan stress pada anak dan dapat meningkatkan konsentrasi belajar, sehingga berpengaruh pada prestasi sekolah. Ketika bermain di luar ruangan, hindari paparan sinar matahari yang berlebihan, paling baik dilakukan selama 30-60 menit pada pagi atau sore hari. Papski, Momski dan anak-anak jangan lupa untuk menggunakan sunblock.

Orang Tua Memberi Contoh Lakukan Aktivitas Fisik

Lalu, apa yang bisa orang tua lakukan agar anak aktif? Menurut dr. Rodman Tarigan, Sp.A(K), M.Kes, mulailah lebih awal karena semakin muda atau dini usia anak, ia akan semakin terbiasa. Anak juga akan mencontoh orang tua yang melakukan aktivitas fisik, jadi Papski dan Mamski harus memberikan contoh pada anak. Jadwalkan aktivitas luar ruangan secara teratur dan pilih tempat yang nyaman seperti taman, lapangan, halaman. Orang tua perlu mengenalkan pada berbagai aktivitas fisik yang baru, beragam, dan menyenangkan. Terakhir, dengan cara positif, tentukan hari, jam, dan durasi anak boleh bermain gadget.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *