Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya, (20/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Iman Dwihartanto, CPS®., Cht., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Inayah Sri Wardhani, S.Psi., Chusnur Ismiati, S.H., M.M., Ulil Albab, Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom., dan Ellin Aftriabudi.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Kiat Melindungi Data Pribadi di Ranah Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1199 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Inayah Sri Wardhani, S.Psi. adalah Pengguna sosial media saat ini berasal dari berbagai usia termasuk anak-anak. Bagaimana cara sebagai orang tua untuk mengedukasi anak agar jangan sampai menyebarkan data-data pribadinya ke sosial media?

Inayah Sri Wardhani mengatakan, “Ajak berkomunikasi dengan anak. Beri pengertian data pribadi itu ibarat aurat yang harus kita jaga. Beri pengertian akan bahaya dan resiko sosial media dan internet. Tentang public figure, dampingi dan ajak ngobrol, diskusi dengan anak-anak. Orang tua hebat adalah orang tua yang terlibat. Jalin koneksi dengan anak untuk menemukan bahasa yang pas dan sesuai dengan cara bahasa anak-anak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.