Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Lamongan, (14/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Nama Moderator Safira Dwi Siwi, S.Ds, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Afif Hidayatullah, SE., S. Pd., M. Ak, C. Ht, C. NNLP, C. STMI, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M, Andy Ardian, SP dan key opinion leader (KOL) Yosi Mokalu.

Dengan jumlah 1.131 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Andy Ardian, SP adalah “Mengenai keamanan di dunia digital, saat kita dituntut untuk upload beberapa data kalau mau mendaftar di berbagai platform digital, yang itu sifatnya harus, sedangkan keamanan digital kita sangat riskan, karena bisa kita lihat sendiri beberapa kali platform-platform mengalami kebocoran, tidak terlepas dari platform milik pemerintah. Sebenarnya sudah siapkan pemerintah Indonesia memasuki dunia digital, aman tidak digitalisasi di Indonesia ini?”

Andy Ardian menerangkan, “Melihat banyak sekali kerentanan situasi kita di ranah daring pada prinsipnya kita tidak bisa mengabiakan digtialisasi kita saat ini, dalam sisi keamanan banyak pakar yang sudah membicarakan akan hal ini dan banyak hal baru yangs elalu di apdet untuk ssitem kemanan. Tidak bisa dipunkiri bawha system keaman kita sangat lemah.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.