Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (16/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Vio Annisa, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Ahmad Roy Rohmadi, Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd, Pradipta Nugrahantodan Ulfa Merdeka.

Dengan jumlah 1021 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ahmad Roy Rohmadi adalah Pemikiran yang berkembang di dalam masyarakat desa hari ini adalah ketika anak anak bisa mengoprasikan HP bisa browsing bisa lihat youtube sendiri orang tua merasa bangga terhadap anak tersebut bahkan ketika anaknya bermain HP seharian tidak dimarahi mereka berfikiran asal anak anak mereka tidak nangis, dan tidak adanya kontrol dari orang tua apa yang sebenarnya anak mereka tonton, dan juga tidak sedikit youtuber yang menggunakan kata kata kasar dan kurang mendidik bagi perkembangan anak, terus pertanyaannya bagaimana langkah kecil kita sebagai pelajar yang hidup di tengah tengah kehidupan masyarakat biar bisa menyadarkan kesalahan berfikir tersebut?

Ahmad Roy Rohmadi mengatakan, “Semua berawal dari kita, tunjukkan hal yang baik dan benar, sebarkan ilmu kepada sekitar dengan cara sopan”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.