Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Lamongan, (18/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Rahmadana Junita, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Inayah Sri Wardhani, S.Psi, Vira Rahayu, M. Alvin Nur Choironi, Asep Kambali, S.Pd., M.I.K dan Clarita Mawarni Salem (KOL).

Dengan jumlah 1233 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Inayah Sri Wardhani, S.Psi adalah,  bagaimana agar data kita tetap aman ketika terlanjur menggunakan jasa orang lain melalui percetakan?

Inayah Sri Wardhani mengatakan, “Tidak perlu dicetak karena ada aplikasi pedulilindungi. Saya sarankan sih tidak perlu dicetak karena bisa disalahgunakan oleh percetakannya. Bahayanya, takutnya kalau dikumpulkan datanya dengan percetakan malah disalahgunakan. Atau boleh dicetak dengan pribadi asal datanya langsung dimusnahkan. Jika sudah terlanjur, bisa dipastikan ke percetakannya bahwa datanya sudah dihapus”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.