Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Lamongan, (9/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Vio Annisa, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Muhammad Farros Imaroh, S.AB, Kurniawan Jatmika, Ranny Afandi, Andy Ardian dan Etty Soraya.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Filter Informasi Di Era Serba Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 275 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Etty Soraya adalah Sebagai seorang yang diharuskan selalu dengan internet, bagaimana pengalaman saat mengedukasi literasi digital kepada anak keluarga atau orang terdekat?

Etty Soraya mengatakan, “Dibutuhkan sabar, walaupun banyak yang bilang saya sabar, tentunnya saya juga ada rasa tidak sabar kadang-kadang. Kita dalam literasi memang harus menemani anak meski dia hanya bermain games. karena ada kata-kata yang kurang sopan kadang yang muncul dari gadget tersebut. Sebagai makhluk sosial kita harus pandai pilah sesuatu hal yang masuk kedalam diri. Berbagi ilmu dan hal positif itu harus, tapi jangan privacy. Kita harus gunakan akal sehat hati nurani. karena segala dampak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.