Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Probolinggo, (28/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Luana Yunaneva, S.I.Kom., CPS®, CHt., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Sandi Purwanto, S.E., MPd, Lintang Ratri Rahmiaji, Sawitri Wulansari S.Psi, MM, Indriyatno Banyumurti  dan Farras Ardiana (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Saring Sebelum Sharing dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 446 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Sandi Purwanto, S.E., MPd adalah Bagaimana mengedukasi anak kita agar saat berselancar di media sosial mempunyai etika digital shingga tidak terpengaruh konten negatif, provokasi, berita viral yang hoax, dan cyberbullying. Karena anak sekarang masih labil dan suka ikut-ikutan berkomentar buruk dan share berita hoax?

Sandi Purwanto mengatakan, “Tanamkan etika di dunia nyata lebih dulu. Nanti kalau sudah terbentuk pada anak, biasanya etikanya juga terbentuk saat berinteraksi di dunia maya. Dalam hal ini memang etika harus dibangun dulu kemudian dikontrol oleh orang tua. Untuk itu, peran keluarga menjadi sangat penting dalam membangun budi pekerti bagi anak, baik di dunia nyata maupun dunia maya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.