Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (6/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Rezha Sahhilny Amran, Muhammad Farros Imaroh, S.AB, Aulia Siska, S.Sos, Fajar Anas, S.Kom, M.Kom dan Muh. Akbar Buana Tafsili (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Digital Space Yang Sesuai Untuk Anak dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 247 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Muhammad Farros Imaroh, S.AB  adalah Bagaimana memperkuat budaya digital ataupun karakter anak agar bisa selalu semangat belajar , disiplin, tidak terpengaruh hal negatif dan menjadi anak yang memanfaatkan Media digital kearah positif bukan hanya kecanduan media digital untuk game dan berselancar di media sosial? Dan Bagaimana pendampingan anak agar kita menjadi orang tua yang selalu dipercayai anak dan anak merasa senang dipantau orang tua, sehingga kedekatan orang tua bisa meningkatkan kualitas belajar anak?

Muhammad Farros Imaroh mengatakan, “Kita harus bisa meluangkan waktu untuk bisa mendampingi anak-anak kita dalam menggunakan media digital. Sebagai orang yang lebih dewasa kita juga tidak boleh otoriter atau anti terhadap pendapat, kita harus terbuka dan membuka kesempatan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik lagi dengan anak-anak”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.