Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pasuruan, (6/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Ivana Rouf, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Abd. Rochman Fahmi, Moch. Sajoang, Ulil Albab , Elly Nurul dan Soraya Ghyna Adani, S. Ikom.  (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Digital Space Yang Sesuai Untuk Anak dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 106 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Moch. Sajoang adalah apa cara yang kita lakukan untuk mencegah anak agar tidak kecanduan degan pornografi dan kita sebagai orang tua harus mendidik/mengedukasi anak mengenai hal ini. karna terkadang anak anak awal nya penasaran dengan pornografi lalu jadi kecanduan.

Moch. Sajoang menjelaskan, “Cara untuk mencegahnya adalah, kejadian apapun akan bisa terjadi asal ada kesempatan, bisa dari hp dan internet, untuk itu perlu sebagai orang tua mengatur jam pemakain hp, memberikan contoh yang baik, kebersamaan dalam keluarga juga bisa dilakukan misalnya beribadah dan makan bersama, kita juga bisa melakukan hal baik dengan tidak posting yang aneh2 karena itu bisa di tiru anak-anak kita misalnya berita hoax atau kebencian”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.