Marketplus.id – Ketika memulai karier sebagai konten kreator, individu kerap dihadapkan dilema mengikuti tren atau membuat konten sesuai minat. Keduanya bisa diterapkan agar konten yang diproduksi diterima masyarakat.

Key Opinion Leader (KOL), Public Figure, dan Dadpreneur, Indra Brasco mengatakan, konten sesuai tren memang lebih mudah diterima masyarakat. Misal membuat konten dance pada TikTok, individu bisa mengambil banyak referensi dari for your page (FYP).

“Kalau seupama kita punya value sendiri, itu juga bisa. Dengan menggunakan konsep amati, tiru, dan modifikasi (ATM). Itu penting, paling tidak, melihat apa yang lagi jadi tren. Kedua, value apa yang kita miliki,” kata Indra saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat (14/10/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Setiap individu memiliki value berbeda-beda. Indra mencontohkan konten yang diproduksinya tidak jauh dari pola asuh. Konten-konten ini selalu dihadirkan di media sosialnya. Menurut dia, netizen bisa mengikuti konsep yang diusungnya.

“Jangan lupa alangkah baiknya dimodifikasi gitu. Kita terinspirasi boleh. Tapi jangan plek ketiplek  kaya gitu,” kata Indra.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain CEO dan Founder of Coffee Meets Stocks, Theo Derick. Kemudian Anggota RTIK Jawa Timur dan Praktisi Komunikasi Digital, Reiza Praselanova,M.I.Kom, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL), Public Figure, dan Dadpreneur, Indra Brasco.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *