14 Juli 2024

Marketplus.id – Siapa sih yang nggak khawatir uang hasil kerja keras yang sudah ditabung demi mewujudkan impian, hilang secara tiba-tiba karena ulah penipu ataupun penjahat finansial? Apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi seperti saat ini, menjaga tabungan adalah hal yang sangat penting untuk mencapai keamanan finansial di masa mendatang.

Di era digital saat ini, ada tantangan baru dalam menjamin keamanan uang yang kita miliki, yakni munculnya potensi risiko kehilangan uang akibat maraknya kejahatan finansial. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, peluang munculnya kejahatan finansial pun terus meningkat.

Berikut adalah lima solusi anti cemas untuk menjaga keuangan kamu tetap aman dari risiko penipuan, pemerasan, hingga kehilangan uang yang nggak terduga. Simak tips-tipsnya!

  1. Jaga data pribadi dengan langkah-langkah keamanan

Menjaga keamanan data pribadi masih harus diperhatikan oleh banyak orang. Langkah ini sangat penting, mengingat di era digital saat ini data pribadi banyak dicuri dan dimanfaatkan untuk modus-modus penipuan hingga kejahatan finansial, seperti membobol atau mengakses rekening. Kamu nggak mau ini terjadi, kan? 

Untuk itu, kamu bisa menggunakan kata sandi yang kuat dan menggantinya secara berkala di semua aplikasi online seperti untuk pemesanan makanan, transportasi, belanja, hingga hiburan yang sering kamu pakai. Aktifkan juga Autentikasi Dua Faktor, dan yang tak kalah penting pastikan aplikasi dan software di ponsel selalu diperbarui ya. 

  1. Jangan terkecoh isi dan pengirim pesan 

Berhati-hatilah jika kamu menerima email atau pesan singkat berisi tautan dan file mencurigakan, apalagi yang mengharuskan kamu mengisi formulir berisi data pribadi atau mengunduh aplikasi. Penjahat seringkali menggunakan cara tersebut untuk mencuri data untuk mengelabui orang yang kamu kenal, hingga yang paling mengerikan, untuk mengakses akun dan rekening pribadi kamu.

Selain itu, jangan asal percaya pesan atau telepon yang kamu terima. Penting untuk mengklarifikasi isinya sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan apa pun. Jika kamu menerima pesan dari akun yang mengatasnamakan brand, periksa lagi keasliannya dengan melihat apakah akunnya sudah terverifikasi atau belum, ya! Pastikan akun resmi yang menghubungi kamu di media sosial sudah memiliki centang biru, sedangkan di aplikasi pesan singkat berwarna hijau. Hati-hati, banyak akun palsu yang gemar mencari korban! 

  1. Pilih tempat menabung yang aman dengan keamanan berlapis

Kehilangan uang atau menjadi korban kejahatan finansial adalah mimpi buruk bagi siapapun. Selain menjaga data pribadi dan melakukan langkah-langkah keamanan di atas, penting juga untuk memilih aplikasi bank yang terpercaya. Salah satunya, aplikasi perbankan digital Amar Bank yang memiliki fitur tabungan Brankas dengan keamanan berlapis untuk menjamin keamanan tabungan jangka panjang.

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian mengatakan, “Fitur Brankas lahir dari pemahaman akan kebutuhan masyarakat di tengah maraknya kejahatan finansial. Perlindungan berlapis yang didukung oleh Artificial Intelligence (AI) memberikan proteksi yang disesuaikan dengan karakter setiap nasabah, yang hanya dapat diakses oleh nasabah itu sendiri. Dengan begitu, uang tabungan nasabah akan terjaga dengan jauh lebih aman.”

  1. Andalkan verifikasi biometrik untuk login ke aplikasi

Tahukah kamu dengan menggunakan verifikasi biometrik seperti sidik jari dan rekognisi wajah saat login di aplikasi, kamu bisa meningkatkan keamanan datamu, lho. Pasti kamu bertanya-tanya gimana caranya, kan? 

Dengan mengandalkan verifikasi biometrik, kamu nggak perlu memasukkan kata sandi atau SMS OTP setiap akan login ke aplikasi yang berpotensi dicuri dengan software keylogger atau aplikasi pencuri SMS. 

  1. Ekstra waspada saat menggunakan internet di tempat umum

Siapa nih yang kalau lagi pergi ke luar suka pakai internet publik? Hati-hati, ya! Saat menggunakan internet publik, hindari membuka aplikasi untuk melakukan transaksi keuangan atau membuka situs untuk mengakses data pribadi. 

Internet publik seringkali tidak memiliki tingkat keamanan yang sama seperti jaringan pribadi, dan ini membuat data sensitif seperti nomor kartu kredit, kata sandi, dan informasi keuangan kamu rentan dicuri. Kalau memungkinkan, kamu bisa membatasi penggunaan perangkat di jaringan publik dan bisa fokus mengobrol dengan temanmu deh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *