Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (29/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhammad ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Roy N. Handerson S.Pd., MM, Dr. Devie Rahmawati, Iis Hendro Gunawan, Akhmad Firmannamal, PH.D dan Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Ciptakan Peluang Melalui Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 997 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firmannamal, PH.D adalah Apakah ada alat untuk mengecek kemiripan hasil karya tulisan berupa teks artikel, misalnya untuk tugas sekolah atau skripsi?

Akhmad Firmannamal menerangkan, “Salah satunya adalah grammarly.com untuk melakukan pengecekan apakah pernah diterbitkan secara online sebelumnya dan nanti akan muncul persentase kemiripan. Untuk yang berbayar biasanya akan diberikan fasilitas oleh pihak fakultas atau sekolah. Untuk premiumnya turnitin.com bisa melihat lebih detail lagi terkait kemiripan dan plagiarism. Memang sosial media dan dunia digital menawarkan berbagai macam peluang bagi teman-teman yang ingin berkarya. Teman-teman bisa belajar bahwa ketika kita punya bakat dan potensi kita bisa menggalinya sehingga kita bisa menjadi orang yang besar. Namun tetap harus stay original karena pencipta menghabiskan waktu banyak untuk menciptakan karyanya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.